Daily Archives: February 13, 2015

Beginilah Sikap Muslim Ketika Banyak Musibah

BERLALU sudah tahun 2014, rentetan peristiwa penting tercatat dalam album sejarah bangsa Indonesia.

Hal paling mendasar yang patut menjadi renungan kita semua adalah rangkaian bencana dan musibah yang silih berganti menyambangi negeri ini.

Mulai dari puting beliung, banjir, tanah longsor, kebakaran, gunung meletus dan musibah lainnya yang bukan disebabkan faktor alam.

Ratusan bahkan mungkin ribuan jiwa menjadi korban dari berbagai musibah yang terjadi sepanjang tahun lalu.

Continue reading

Keutamaan menuntut ilmu agama

Menuntut ilmu agama merupakan bagian dari ibadah, dimana setiap muslim diperintahkan untuk mempelajarinya, masing-masing sesuai kemampuan yang Allah berikan padanya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim.”

(Hadits sahih, diriwayatkan dari beberapa sahabat diantaranya:  Anas bin Malik, Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Ali bin Abi Thalib, dan Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu Anhum. Lihat: Sahih al-jami: 3913)

Continue reading

Bencana Alam: Akibat Maksiat dan Sistem yang Batil

Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Tanah Air akhir-akhir ini. Yang paling memprihatinkan adalah banjir bandang yang terjadi di Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat. ‘Banjir Wasior’ benar-benar menyisakan duka dan derita yang mendalam. Betapa tidak. Dari data terakhir Kemenkokesra, tercatat sebanyak 145 orang meninggal, 185 luka berat, 535 luka ringan dan 103 orang masih dicari. Adapun sebaran pengungsi berjumlah 1.859 orang di Manokwari dan 135 orang di Kabupaten Nabire (Republika.com, 11/10/10). Continue reading

Manajemen Zakat dan Wakaf

Menurut Islam, alam semesta dan seluruh isinya adalah milik Allah SWT, termasuk yang menjadi hak milik manusia sendiri. Alam semesta dan seluruh isinya itu di siapkan Allah SWT untuk manusia, agar di urus, di ambil manfaatnya sebanyak mungkin dan di budayakan. Manusia hanyalah suruhan Alaah belaka untuk menjadi seorang khalifah. Maksudnya manusia adalah khalifah-khalifah Allah dalam mempergunakan dan mengatur harta ini. Kedudukan manusia sebagai khalifah Allah pada hakikatnya menunjukkan bahwa manusia itu sebagai penerima amanat dan tugas untuk kebaikan masyarakat seluruhnya.

Continue reading

Hikmah Bencana Alam: Antara Musibah dan Buruknya Ri’ayah

Rentetan musibah bencana alam melanda sejumlah wilayah di tanah air. Di DKI Jakarta, 50 kelurahan terendam banjir. Di Subang ribuan rumah di 12 kecamatan dilanda banjir. Banjir juga melanda daerah-daerah lain seperti  di Bekasi, Indramayu, Pamanukan, Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, Semarang, Pati, Kudus, Jepara, dll. Akibat banjir-banjir, puluhan ribu orang harus mengungsi dari tempat tinggal mereka. Continue reading

Presiden Ke 4 KH. Abdurrahman Wahid meninggal dunia Rabu 30 Desember 2009.

Mantan Presiden Abdurrahman Wahid meninggal dunia. Gus Dur meninggal dunia di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Meninggal dunia saat dijenguk Presiden SBY,” kata Sekretaris Pribadi Gus Dur, Sulaiman, saat dihubungi VIVAnews, Rabu 30 Desember 2009.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di RSCM sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah sekitar satu jam berada di dalam ruangan tempat Gus Dur dirawat, SBY keluar. Tidak ada komentar dari Presiden saat keluar dari ruangan.

2009 Gusdur Wafat

Presiden RI kedua Soeharto wafat pada Minggu, 27 Januari 2008

Hari ini genap 6 tahun meninggalnya Presiden RI kedua Soeharto . Soeharto wafat pada Minggu, 27 Januari 2008 dan dimakamkan di Astana Giri Bangun, Karanganyar, Jawa Tengah.

Tidak sembarangan Soeharto memilih dimakamkan di tempat tersebut. Kecintaannya pada sang istri, Ibu Tien membuatnya Astana Giribangun dipilih sebagai tempat peristirahatannya yang terakhir.

Soeharto meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 23 hari sejak 4 Januari 2008 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan. Pada pukul 13.10 WIB, Soeharto wafat dengan usia 87 tahun, disebabkan kegagalan ‘multiorgan’ di beberapa organ tubuhnya. Continue reading

Presiden pertama RI Soekarno yang juga merupakan tokoh proklamator meninggal dunia pada Ahad, 21 Juni 1970

REPUBLIKA.CO.ID,Hari ini di 1970, Presiden pertama RI Soekarno yang juga merupakan tokoh proklamator meninggal dunia. Kesehatan Soekarno sudah mulai menurun sejak Agustus 1965. Sebelumnya, ia telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina, Austria tahun 1961 dan 1964.

Prof Dr K Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional. Soekarno masih bertahan selama 5 tahun sebelum akhirnya meninggal pada Ahad, 21 Juni 1970 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta dengan status sebagai tahanan politik. Continue reading