Jika Negara Abai terhadap Kemaksiatan

SEMUA agama menentang kemaksiatan. Semua agama memberikan ancaman dahsyat terhadap para pelaku dan orang-orang yang menolerirnya, termasuk dalam hal ini negara.

Akumulasi dosa dan kemaksiatan dilakukan di dalam suatu negeri tidak hanya menghancurkan diri yang bersangkutan tetapi juga alam dan negara tempat mereka hidup secara kolektif juga ikut merasakan akibatnya, termasuk orang-orang yang baik-baik yang hidup di dalam komunitas tersebut.

Hal ini dengan tegas disebutkan dalam ayat: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).(Q.S. al-Rum/30:41).

Sebaliknya jika dalam suatu negeri beriman dan bertaqwa dan Negara abai terhadap urusan kemaslahatan agama warganya, maka Allah Swt pun menjanjikan: Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Q.S. al-Araf/7:96).

Jika kemaksiatan merajalela di sebuah negeri tanpa ada upaya pihak penguasa di negeri itu untuk mengatasinya maka secara mendetil Allah Swt memberikan ancaman di dalam banyak ayat. Bahkan Al-Quran pun memberikan itibar dan pelajaran penting kepada umat-umat terdahulu.

Sebagai contoh, umat Nabi Nuh yang keras kepala dan kezaliman dan kriminal merajalela dalam masyarakatnya (Q.S. al-Najm/53: 52) ditimpa bencana banjir bah (Q.S. Hud/11: 40). Umat Nabi Syuaib yang korup dan penuh kecurangan (Q.S. al-Araf/7: 85; Hud/11: 84-85) ditimpa gempa yang menggelegar dan mematikan (Q.S. Hud/11: 94).

Umat Nabi Shaleh yang kufur, hedonistik, dan cinta dunia berlebihan (Q.S. al-Syuara/26: 146-149) ditimpakan keganasan virus dan gempa bumi (Q.S. Hud/11: 67-68). Umat Nabi Luth yang dilanda kemaksiatan dan penyimpangan seksual (Q.S. Hud/11: 78-79) ditimpakan gempa bumi dahsyat (Q.S. Hud/11: 82). Penguasa Yaman, Raja Abrahah, yang rakus dan ambisius ingin mengambil-alih Kabah dihancurkan dengan cara mengenaskan sebagaimana dilukiskan dalam Q.S. al-Fil/105: 1-5.

Hujan tadinya menjadi sumber air bersih dan pembawa rahmat (Q.S. al-Anam/6: 99), tiba-tiba menjadi sumber malapetaka banjir yang memusnahkan areal kehidupan manusia (Q.S. al-Baqarah/2:59). Gunung-gunung tadinya sebagai patok bumi (Q.S. al-Naba/30: 7), tiba-tiba memuntahkan debu, lahar panas, dan gas beracun (Q.S. al-Mursalat/77: 10).

Hembusan angin yang tadinya berfungsi dalam proses penyerbukan dalam dunia tumbuh-tumbuhan (Q.S. al-Kahfi/18: 45) dan mendistribusi awan (Q.S. al-Baqarah/2: 164), tiba-tiba tampil begitu ganas memorak-morandakan segala sesuatu yang dilewatinya (Q.S. Fushshilat/41: 16). Lautan tadinya begitu jinak melayani mobilitas manusia di laut (Q.S. al-Hajj/22: 65), tiba-tiba mengamuk dan menggulung apa saja yang dilaluinya (Q.S. al-Takwir/81: 6).

Malam yang tadinya menjanjikan kesejukan dan ketenangan (Q.S. al-Naml/27: 86), tiba-tiba menampilkan ketakutan yang mencekam dan mematikan (Q.S. Hud/11: 81). Siang hari yang tadinya menjadi hari-hari yang menjanjikan (Q.S. al-Muzzammil/73: 7), tiba-tiba berubah menjadi hari-hari yang menyesakkan dan menyedot energi (Q.S. al-Ahqaf/46: 35).

Kilat dan guntur (listrik alam) tadinya menjalankan fungsi positifnya dalam proses nitrifikasi (nitrification process) untuk kehidupan makhluk biologis di bumi (Q.S. al-Rad/13: 12), tiba-tiba menonjolkan fungsi negatifnya, menetaskan larva-larva betina (telur hama) yang memusnahkan berbagai tanaman para petani (Q.S. al-Rad/13: 12).

Disparitas flora dan fauna tadinya tumbuh seimbang mengikuti hukum-hukum ekosistem (Q.S. al-Rad/13: 4), tiba-tiba tumbuh dan berkembang menyalahi pertumbuhan deret ukur kebutuhan manusia, sehingga manusia kesulitan memenuhi komposisi kebutuhan karbohidrat dan proteinnya secara seimbang (Q.S. al-Araf/7: 132). [*]

http://KholideFendi.Com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s