Kunci Syurga: Lailaha illallah

(QS.Ar Ra’d[13]:35) (Gambaran) Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa ialah (seperti taman), mengalir sungai-sungai didalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertaqwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang yang kafir ialah neraka.

[66:6] Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

(QS.Maryam[19]:62) Mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna di dalam syurga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezekinya di syurga itu tiap-tiap pagi dan petang.

(QS.Al Waqi’ah[56]:17) Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

(QS.Al Waqi’ah[56]:18) dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,

(QS.Al Waqi’ah[56]:19) mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

(QS.Al Waqi’ah[56]:20) dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

(QS.Al Waqi’ah[56]:21) dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

(QS.Al Waqi’ah[56]:22) Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,

(QS.Al Waqi’ah[56]:23) laksana mutiara yang tersimpan baik.

 [3:142] Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda: Aku diperintah memerangi orang-orang sehingga mereka mengaku “Lailaha illallah”, maka siapa yang telah mengucap “Lailaha illallah” maka telah terpelihara daripadaku jiwa dan hartanya kecuali menurut kewajibannya dalam Islam, dan perhitungan (yakni bila ia tidak jujur), terserah kepada Allah Ta’ala. (HR.Bukhori & Muslim)

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan orang yang tidak berdzikir, adalah seumpama orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari)

“Dari Abu Sa’id al-Khudzri ra, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah sekelompok orang duduk dan berdzikir kepada Allah, melainkan mereka akan dikelilingi para malaikat, mendapatkan limpahan rahmat, diberikan ketenangan hati, dan Allah pun akan memuji mereka pada orang yang ada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)

Dari ibnu Umar ra, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kalian melalui taman-taman surga, maka kelilingilah ia.” Sahabat bertanya, “apakah taman-taman surga wahai Rasulullah SAW?”, beliau menjawab, “yaitu halaqoh-halaqoh dzikir, karena sesungguhnya Allah memiliki pasukan-pasukan dari malaikat, yang mencari halaqoh-halaqoh dzikir, yang apabila mereka menjumpainya, mareka akan mengelilinginya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Baihaqi)

Penghuni surga makan dan minum tanpa beringus, buang air besar, atau buang air kecil. Makanan yang mereka santap akan berubah menjadi peluh seperti tetes-tetes kesturi. Mereka mengalunkan tasbih (Subhanallah) dan takbir (Allahu Akbar) seiring dengan irama napas.” (HR.Muslim)

Dari Abu Hurairah: “Rasulullah SAW telah bersabda, sekiranya saya diundang untuk makan sepotong kaki binatang, pasti akan saya kabulkan undangan tersebut, begitu juga kalau sepotong kaki binatang dihadiahkan kepada saya, tentu akan saya terima”. (HR. Bukhari)

Kalau kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya Allah memberi rezeki kepada kalian sebagaimana burung diberi rezeki, dia berangkat pagi-pagi dengan perut kosong dan kembali dengan perut terisi. (HR.Tirmidzi)

Abu Musa r.a, berkata: Rasulullah SAW bersabda kepada saya: Sukakah saya tunjukkan padamu suatu perbendaharaan dari sorga? Jawabku Baiklah Ya Rasulullah. Bersabda Nabi: La haula wala quwwata illa billahi (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). (HR.Bukhori, Muslim)

Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah Saw. Bersabda:”Hai wanita muslimat, jangan merasa rendah kalau akan memberi hadiah pada tetangga, walau sekedar kikil (ujung kaki) kambing”. (HR.Bukhary, Muslim)

Abu Malik Al-Sj’ary r.a, berkata: Rasulullah SAW bersabda: Kebersihan itu separoh dari iman, dan alhamdulillah itu dapat memenuhi timbangan amal, dan subhanallahi walhamdulillahi memenuhi antara langit dan bumi. (HR.Muslim)

Abu hurairah r.a, berkata: Rasulullah SAW bersabda: Kalau aku membaca: subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar, maka bacaan itu lebih aku gemari dari pada mendapatkan kekayaan sebanyak apa di bawah sinar matahari. (HR.Muslim)

Ibn Mas’ud r.a, berkata: Rasulullah SAW bersabda: Saya bertemu dengan Ibrahim a.s, ketika malam isra’, maka ia berkata kepadaku: Ya Muhammad! Sampaikanlah salamku pada umatmu dan beritahukan kepada mereka bahwa sorga ini tanahnya subur airnya segar dan masih kosong dan tanamannya: Subhanallah walhamdullillah wa la ilaha illallah wallahu Akbar. (HR.Tirmidzi)

Sabda Rosululloh SAW.
Artinya: “Dari Abu Sa`id Al-Mu’alla radliallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda kepadaku: “Maukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al-Qur’an, sebelum engkau keluar dari masjid?”. Maka Rasulullah memegang tanganku. Dan ketika kami hendak keluar, aku bertanya: “Wahai Rasulullah! Engkau berkata bahwa engkau akan mengajarkanku surat yang paling agung dalam Al-Qur’an”. Beliau menjawab: “Al-Hamdu Lillahi Rabbil-Alamiin (Surat Al-Fatihah), ia adalah tujuh surat yang diulang-ulang (dibaca pada setiap sholat), ia adalah Al-Qur’an yang agung yang diberikan kepadaku”. (Hadits riwayat: Al-Bukhari).

Dari Umar bin al-Khaththab r.a. dari Nabi s.a.w.,sabdanya: “Tiada seorangpun dari engkau semua yang berwudhu’ lalu ia menyampaikan yakni menyempurnakan wudhu’nya, kemudian mengucapkan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, melainkan di-bukakanlah untuknya pintu syurga yang delapan buah banyaknya. la diperbolehkan masuk dari pintu manapun juga yang dikehendaki olehnya.” (Riwayat Muslim)

Imam Termidzi menambahkan ucapan di atas dengan: Alla-hummaj’alni minat tawwabina waj’alni minal mutatthahhirin, –artinya: Ya Allah, jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang bersuci.

 

Dari an-Nawwas bin Sam’an r.a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Al-Quran itu akan didatangkan pada hari kiamat nanti, demi-kian pula ahli-ahli al-Quran yaitu orang-orang yang mengamalkan al-Quran itu di dunia, didahului oleh surat al-Baqarah dan surat ali-lmran. Kedua surat ini menjadi hujah untuk keselamatan orang yang mempunyainya-yakni membaca, memikirkan dan mengamalkan. (Riwayat Muslim)

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Orang yang membaca al-Quran dan ia sudah mahir dengan bacaannya itu, maka ia adalah beserta para malaikat utusan Allah yang mulia lagi sangat berbakti, sedang orang yang membacanya al-Quran dan ia berbolak-balik dalam bacaannya-yakni tidak lancar – juga merasa kesukaran di waktu membacanya itu, maka ia dapat memperoleh dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih)

Dari Umar bin al-Khaththab r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda “Sesungguhnya Allah mengangkat derajat beberapa kaum dengan adanya kitab al-Quran ini – yakni orang-orang yang beriman – serta menurunkan derajatnya kaum yang Iain-Iain dengan sebab al-Quran itu pula – yakni yang menghalang-halangi pesatnya Islam dan tersebarnya

ajaran-ajaran al-Quran itu.” (Riwayat Muslim)

Dari Ibnu Mas’ud r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang membaca sebuah huruf dari kitabullah -yakni al-Quran, maka ia memperoleh suatu kebaikan, sedang satu kebaikan itu akan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang seperti itu. Saya tidak mengatakan bahwa alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif adalah satu huruf, lam satu huruf dan mim juga satu huruf.” Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiallahu ‘anhuma dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Dikatakanlah – nanti ketika akan masuk syurga – kepada orang yang mempunyai al-Quran – yakni gemar membaca, mengingat-ingat kandungannya serta mengamalkan isinya: “Bacalah dan naiklah derajatmu – dalam syurga – serta tartilkanlah – yakni membaca perlahan-lahan – sebagaimana engkau mentartilkannya dulu ketika di dunia, sebab sesungguhnya tempat kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca,” maksudnya kalau membaca seluruhnya adalah tertinggi kedudukannya dan kalau tidak, tentulah di bawahnya itu menurut kadar banyak sedikitnya bacaan. Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Termidzi dan Termidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.

Dari Abu Said al-Khudri r.a., bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda mengenai surat Qulhuwallahuahadyakni surat al-lkhlas, yaitu: “Demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaanNya,sesungguhnya surat al-lkhlas itu niscayalah menyamai sepertiga alQuran – mengenai pahala membacanya.”

Dalam riwayat lain disebutkan: Bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda kepada sahabat-sahabatnya: “Apakah seseorang di antara engkau semua itu akan merasa lemah -tidak kuat – untuk membaca sepertiga alQuran dalam satu malam?” Tentu saja hal itu dirasakan berat oleh mereka dan mereka berkata: “Siapakah di antara kita semua yang kuat melakukan itu, ya Rasulullah?” Kemudian beliau s.a.w. bersabda: Qul huwallahu ahad Allahush shamad adalah sepertiga al-Quran – yakni pahala membacanya menyamai membaca sepertiga al-Quran itu.” (Riwayat Bukhari)

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda mengenai Qul huwallahu ahad, yaitu: “Sesungguhnya surat ini adalah menyamai – pahalanya dengan membaca – sepertiga al-Quran.” (Riwayat Muslim)

Dari Abu Mas’ud al-Badri r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Barangsiapa yang membaca dua ayat dari akhir surat al-Baqarah di waktu malam – yaitu ayat Aamanar rasulu sampai akhir surat, maka kedua ayat itu mencukupinya.” (Muttafaq ‘alaih)

Dari Ubay bin Ka’ab r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hai Abul Mundzir, adakah engkau mengetahui, ayat manakah dari Kitabullah – yakni al-Quran – yang ada besertamu itu yang teragung?” Saya lalu menjawab: “Yaitu Allahu la ilaha ilia huwal hayyul qayyum, yakni ayat al-Kursi. Beliau s.a.w. lalu me-nepuk-nepuk dadaku dan bersabda: “Semoga engkau mudah memperoleh ilmu, hai Abul Mundzir.” Beliau s.a.w. mendoakan demikian karena benar sekali apa yang diucapkan itu.(Riwayat Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. .bersabda: “Tiada suatu kaumpun yang sama berkumpul dalam salah satu rumah dari rumah-rumah Allah – yakni masjid – sambil membaca Kitabullah dan saling bertadarus di antara mereka itu – yaitu berganti-gantian membacanya, melainkan turunlah ketenangan di atas mereka, serta mereka akan diliputi oleh kerahmatan dan diliputi oleh para malaikat dan Allah menyebut-nyebutkan mereka itu kepada makhluk-makhluk yang ada di sisiNya – yakni para malaikat.” (Riwayat Muslim)

Dari Abu Dzar radliallahu ‘anhu, dari Nabi shalla Allahu alaihi wa sallam, sesungguhnya beliau bersabda: “Bahwasanya pada setiap tulang sendi kalian ada sedekah. Setiap bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap bacaan tahmid itu adalah sedekah, setiap bacaan TAHLIL itu adalah sedekah, setiap bacaan takbir itu adalah sedekah, dan amar ma’ruf nahi munkar itu adalah sedekah, dan mencukupi semua itu dua rakaat yang dilakukan seseorang dari sholat Dluha.” (Hadits riwayat: Muslim).

Sabda Rosululloh SAW.
Artinya: “Dari Abu Sa`id Al-Mu’alla radliallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda kepadaku: “Maukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al-Qur’an, sebelum engkau keluar dari masjid?”. Maka Rasulullah memegang tanganku. Dan ketika kami hendak keluar, aku bertanya: “Wahai Rasulullah! Engkau berkata bahwa engkau akan mengajarkanku surat yang paling agung dalam Al-Qur’an”. Beliau menjawab: “Al-Hamdu Lillahi Rabbil-Alamiin (Surat Al-Fatihah), ia adalah tujuh surat yang diulang-ulang (dibaca pada setiap sholat), ia adalah Al-Qur’an yang agung yang diberikan kepadaku”. (Hadits riwayat: Al-Bukhari).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s