Pengertian Shalat, Manfaat Dan Hikmah Shalat Dalam Kehidupan Manusia

Bismillah. Sholat memiliki banyak keutamaan dan hikmah, di antaranya:

  1. Sholat merupakan rukun Islam yang kedua dan merupakan rukun Islam yang terpenting setelah dua kalimat syahadat, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Islam dibangun atas lima perkara yaitu mentauhidkan Allah, dalam riwayat lain : bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan sholat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan haji.” (HR. Bukhari I/12 no.8, dan Muslim I/45 no.19, dari Abdullah bin Umar rodhiyallahu anhuma)

  1. Sholat merupakan media penghubung antara seorang hamba dengan Tuhannya, sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

“Sesungguhnya seorang dari kamu jika sedang sholat, berarti ia sedang bermunajat (berbisik-bisik) dengan Tuhannya”. (HR. Bukhari I/198 no.508, dari Anas bin Malik rodhiyallahu anhu)

  1. Sholat adalah penolong dalam segala urusan penting. sebagaimana firman Allah ta’ala:

“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu”. (QS. Al Baqarah : 45)

  1. Sholat adalah pencegah dari perbuatan maksiat dan kemungkaran, Sebagaimana firman Allah ta’ala:

“Dan dirikanlah sholat karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar”. (QS. Al Ankabut : 45)

  1. Sholat adalah cahaya bagi orang-orang yang beriman yang memancar dari dalam hatinya dan menyinari ketika di padang Mahsyar pada hari kiamat, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Sholat adalah cahaya ”. (HR. Muslim I/203 no.223, dari Abu Malik Al-Asy’ari rodhiyallahu anhu)

“Barangsiapa yang menjaga sholatnya niscaya ia kan menjadi cahaya, bukti dan penyelamat (baginya) pada hari kiamat.” (HR. Ahmad II/169 no.6576, dan Ibnu Hibban IV/329 no.1467, dari Abdullah bin ‘Amr rodhiyallahu anhu)

  1. Sholat adalah kebahagiaan jiwa orang-orang yang beriman serta penyejuk hatinya, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu alaihi wasallam:

“Dijadikan penyejuk hatiku di dalam sholat”. (HR. Ahmad III/128 no.12315, 12316, dan III/199 no.13079, dan Nasa’i VII/74 no.3950, dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu)

  1. Sholat adalah penghapus dosa-dosa dan pelebur segala kesalahan, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Apa pendapat kalian jika di depan pintu seseorang di antara kalian terdapat sungai, di dalamnya ia mandi lima kali sehari, apakah masih tersisa kotoran (di badannya) meski sedikit ?” Para shahabat menjawab : “Tentu tidak tersisa sedikit pun kotoran (di badannya)” Beliau berkata: “Demikian pula dengan sholat lima waktu, dengan sholat itu Allah menghapus dosa-dosa”. (HR. Bukhari I/197 no.505, dan Muslim I/462 no.667, dari Abu Hurairah rodhiyallahu anhu)

“Sholat lima waktu dan dari Jum’at ke Jum’at dan dari Romadhon ke Romadhon, merupakan pelebur (dosa kecil yang dilakukan) di antara keduanya, selama tidak melakukan dosa-dosa besar”. (HR. Muslim I/209 no.233, dari Abu Hurairah rodhiyallahu anhu)

  1. Sholat merupakan tiang agama, barangsiapa yang menegakkannya maka ia telah menegakkan agama, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Pokok dari perkara-perkara adalah Islam, tiangnya adalah sholat dan puncak tertingginya adalah jihad di jalan Allah”. (HR. AT-Tirmidzi no.2616, Ibnu Majah II/1314 no.3973, dan Ahmad V/231 no.22069, dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu anhu)

  1. Sholat merupakan pembeda antara orang yang beriman dengan orang yang kafir dan musyrik, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Batas pemisah antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah meninggalkan sholat”. (HR. Muslim I/88 no.82, dari Jabir bin Abdullah rodhiyallahu anhu)

  1. Sholat merupakan sebaik-baik amalan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

Ketika beliau ditanya tentang amalan apa yang paling utama, maka beliau menjawab : “Sholat pada waktunya”. (HR. Bukhari I/197 no.504, dan Muslim I/89 no.85, dari Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu anhu)

  1. Sholat adalah perkara pertama yang akan dihisab (diperhitungkan) pada setiap hamba, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Sesungguhnya perkara pertama yang akan dihisab (diperhitungkan) dari amal perbuatan manusia pada hari kiamat adalah masalah sholat ”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud I/290 no.864, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu).

Demikian beberapa hikmah dan keutamaan sholat berdasarkan Al Quran dan As-Sunnah. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

https://abufawaz.wordpress.com/2014/09/24/hikmah-dan-keutamaan-sholat/

 

Pengertian Shalat, Manfaat Dan Hikmah Shalat Dalam Kehidupan Manusia

Tahukah kamu bahwa amal ibadah yang pertama kali dihisab adalah Sholat? Tentu kalian sudah melaksanakannya, bukan? Ternyata sholat selain menjadi bentuk komunikasi antara kita sebagai hamba Allah dengan sang Rabb, sholat juga memiliki rahasia dan filosofis yang mendalam. Perilaku sholat bila diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari akan melahirkan pribadi yang utuh. Oleh karena itu, janganlah kamu meninggalkan sholat dan jadikanlah sholatmu sebagai kebutuhan, bukan hanya sekedar kewajiban. Pembahasan kali ini mengenai sholat dan hikmah yang di dapatnya.

Contents [hide]

Pengertian Sholat

Seorang muslim ketika melaksanakan rukun Islam khususnya salat, maka ia harus selalu ingat kepada Allah. Manusia sebagai makhluk Allah harus selalu ingat Allah di mana pun dan kapan pun selama hidup agar tidak melakukan perbuatan keji dan mungkar. Setelah melaksanakan salat kita diharapkan dapat berperilaku mulia dan hidup rukun terhadap sesama manusia.
Surah Al Ankabut Ayat 45 menyatakan sebagai berikut.
Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikan salat, sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (salat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. “(QS Al Ankabut: 45).

sesuai syarat dan rukunnya. Hakikat salat yaitu menghadapkan jiwa (hati) kepada Allah swt. untuk menumbuhkan rasa takut kepada-Nya serta mengakui keagungan dan kesempurnaan-Nya.

Manfaat dan Hikmah Salat

Seluruh perintah Allah swt. tidak mungkin menyusahkan manusia. Hal ini dinyatakan dalam firman-Nya berikut ini.

Artinya: ‘’Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah.” (QS Taha: 2).

Allah membuat perintah kepada manusia justru untuk memberikan jalan kemudahan kepada manusia agar selamat di dunia maupun di akhirat. Demikian pula perintah Allah tentang salat, banyak sekali manfaatnya, terutama bagi keselamatan dan kesejahteraan manusia, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Melalui salat, Allah akan mencegah manusia dari perbuatan keji dan mungkar. (keterangan selanjutnya lihat QS Al Ankabut: 45, QS Ali Imran: 134-136, QS Al Maidah: 90: 90-91, QS An Nur: 21, 22, dan QS Asy Syura: 36-38).
  2. Melalui salat, Allah akan memberikan rahmat, petunjuk, dan keberuntungan.Surah An Nur Ayat 56
  3. Melalui salat, Allah swt. memberikan rida-Nya dan Allah memberikan kesudahan yang baik. Hal itu dijelaskan Allah pada Surah Ar Ra’du Ayat 22.
  4. Melalui salat, Allah meng- hilangkan rasa khawatir dan sedih pada hamba-Nya. Hal itu dijelas- kan Allah pada Surah Al Baqarah Ayat 277
  5. Melalui salat, Allah akan memberi ampunan, rezeki, dan ketinggian derajat. Hal itu dijelaskan pada Surah Al Anfal Ayat 3-4.
  6. Melalui salat, Allah mencegah manusia daw keluh kesah dan kikir. Hal itu dijelaskan pad:- Surah A1 Ma’arij Ayat 19-23.
  7. Selain menjalankan perintah agama dan mengobati kerin- duan jiwa pada Sang Pencipta, salat juga punya efek samping menyehatkan jiwa dan jasmani.

Hikmah salat dan aplikasinya dalam kehidupan berdasarkan ketentuan-ketentuan Allah tercantum dalam firman-firman-Nya dan hadis Nabi Muhammad saw. yang intisarinya adalah sebagai berikut.

     
  • Melalui pelaksanaan salat wajib maupun salat sun ah, manusia sejak masih kanak-kanak, remaja, dewasa, tua hingga menjelang wafat dibiasakan selalu mengingat Allah swt. di mana saja dan kapan saja.
  • Melalui pelaksanaan (ritual) salat wajib maupun sunah, manusia diproses agar selalu mengingat perintah Allah dan larangan-Nya. ,
  • Bukti nyata dari manusia yang selalu melaksanakan salat dan ingat Allah adalah bahwa dalam kehidupannya senantiasa melakukan hal-hal seperti berikut.
    •  Berbuat kebajikan terhadap ibu dan bapak, karib kerabat, tetangga yang dekat maupun tetangga yang jauh, teman sejawat, dan terhadap sesama manusia lainnya. (QS An Nisa: 36, 48 dan QS Al Baqarah: 83, 215)
    • Giat bekerja. (QS Az Zumar: 39, QS At Taubah: 105, dan QS As Saffat: 61)
    • Berupaya untuk tidak berselisih dengan sesama manusia. (QS Ali Imran: 19 dan QS Al Isra: 53)
    • Mampu menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. (QS Ali Imran: 133,134).
    • Berupaya menolong sesama manusia, khususnya fakir miskin dan anak yatim, baik di waktu lapang maupun di waktu sempit (QS Ali Imran: 133,134 dan QS At Talaq: 7)
    • Tidak mencari-cari kesalahan pendapat orang lain, buruk sangka, dan tidak mengolok-olok orang lain. (QS Al Hujurat: 11-12)
    • Menghargai pendapat orang lain. (QS Al Hajj: 67, QS An Nur: 41, QS Az Zariyat: 08, dan QS A1 Isra: 84)
    • Berupaya menggalang persatuan dan kesatuan di mana saja berada. (QS Al Baqarah: 136, QS Ali Imran: 84, dan QS Al Mukmin: 52-53).

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Shalat, Manfaat Dan Hikmah Shalat Dalam Kehidupan Manusia. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.

http://www.pelajaran.co.id/2016/26/pengertian-shalat-manfaat-dan-hikmah-shalat-dalam-kehidupan-manusia.html

IBADAH SHALAT DAN HIKMAHNYA

A. Shalat dan Hikmahnya
Shalat merupakan suatu ibadah yang terdiri dari gerakan-gerakan (fi’liyah) dan ucapan-ucapan (qauliyah) tertentu sesuai dengan petunjuk yang telah ditentukan oleh syari’at Islam. Di dalam gerakan dan nbbacaan tersebut banyak mengandung hikmah baik dari segi ruhaniyah maupun jasmaniyah. Hikmah tersebut antara lain :
• Meningkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh dan mengingatNya, sperti surat At-thaha ayat 14
• Mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar seperti surat al-angkabut ayat 45
• Mendekatkan diri kepada Alloh seperti surat al-Alaq ayat 19
• Penyerahan diri manusia kepada Alloh secara tulusn ikhlas sperti surat al-Bayyinah ayat 5
• Meningkatkan disiplin, sabar, dan khusuk sperti surat al-Mukminum ayat 1-3
• Menjaga kebersihan dan kesucian jiwa raga seperti surat asy-Syams ayat 9-10
• Meningkatkan sifat toleransi terhadap sesama manusia sperti surat al-Isra’ ayat 110.
B. Hikmah Shalat Fardhu dan Shalat Jama’ah
1. Hikmah Shalat Fardhu
• Sepanjang waktu sejak pagi, siang, sore, petang hingga malam hari agar sebantiasa bersyukur dan ingat kepada Alloh dengan menjalankan shalat lima waktu.
• Setiap kali henmdak mengerjakan shalat kita disyaratkan agar bersih dan suci dari najis dan hadats adalah sebagai simbul dan tuntunan agar kita senatiasa hidup bersih.
• Shalat harus dilaksanakan denmgan khusuk dan khusuk akan n dapat dilakukan manakala hati kita bersih dan teguh.
• Shalat adalah ekspresi penghambaan diri manusia kepada Alloh yang paling sempurna sehingga akan menimbulkan ketentraman jiwa dan terhindar dari gangguan kejiwaan maupun stres.
2. Hikmah ShalatBerjama’ah
• Nilai shalat berjama’ah lebih utama dari pada shalat sendiri.
• Shalat berjama’ah dapat menyempurnakan kekurangan dalam melaksanakan shalat.
• Shalat berjamaa’h dapat menumbuhkan rasa persaudaraan, persamaan derajat, dan kesatuan umat.
• Shalat berjama’ah dapat menumbuhkan sikap disiplin baik sebagai imam maupun sebagai makmum.
C. Hikmah Gerakan Dalam Shalat
Menurut al-Qur’an shalat adalah salah satu cara untuk membersihkan jiwa dan raga manusia, seperti dalam surat al-Muddatsir ayat 4-5. Sikap tubuh ketika melakukan shalat dalam Islam sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad sesuai dengan wahyu Alloh yang diterimanya.makna gerakazn shalat menurut kesehatan badaniah adalah sebagai berikut :
ü Gerakan shalat secara umum.
Menurut Prof. Dr. Vonschreber bahwa gerakan dalam shalat menurut agama Islam adalah cara untuk memperoleh kesehatan dalam arti kata dan pengertian yang luas sekali.ia mencakup semua gerakan dengan tujuan mempertinggi daya prestasi tubuh. Dalam Islam setiap hari 5 kali kita melaksanakan shalat yang demikian itu dapat menghasilkan tubuh menjadi bentuk yang bagus dan menjadi lembut serta lincah disamping mudah bergerak dan dapat menambah daya tahan.
Menurut Prof Leube bahwa gerakan dalam shalat secara Islam mengurangi dan mengentengkan penyakit jantung sperti penyakit dari klep-klep bilik jantung, otot jantung, pembuluh darah,angina pectoris (dada sakit, sesak, dan tertekan) penymbatan urat darah, kaki menjadi bengkak karena penyakit jantung, penyalit paru seperti bronchitis, asma, radang tulang rusuk, TBC, penyakit perut sperti maag yang membesar, sembelit, penyakit empedu, serta penyakit pembawaan seperti kegemukan, diabetes dan reumatic.
ü Melipat kedua tangan.
Gerakan melipat kedua tangan di daerah pusat atau sedikit di bawahnya merupakan sikap rileks atau istirahat yang paling sempurna bagi kegua tangan, oleh sebab sendi siku dan sendi pergelangan tangan serta otot-otot kedua tangan dalam istirahat penuh. Sirkulasi darah terutama aliran darah kembali ke jantung serta produksi getah bening dan air jaringan yang terkumpul dalam kantong kedua persendian itu menjadi lebih baik sehingga gerakan di dalam kedua sendi tangan menjadi lebih lancar dan mudah menghindarkan timbulnya pelbagai penyakit persendian sperti penyakit ekakuan sendi/reumatic. Sikap tangan seperti itu tidak mengakibatkan perasaan capek, lelah, atau nyeri pada kedua tangan sehingga pemusatan pikiran kepada yang disembah dapat diperkuat.
ü Gerakan Ruku’
Menurut petunjuk ilmiah dengan sikap rukuk otot –otot punggung yang meliputi otot kerudung, otot punggung lebar, otot belah ketupat dapat berkontraksi sama rata dan serentak sehingga penyakit kekerutan atau membengkoknya tulang punggung yang sering timbul pada anak-anak yang disebabkan sikap duduk yang salah pada waktu menulis atau membaca dapat dihindarkan atau disembuhkan. Kelainan dari tulang punggung di mana satu atau bebrapa ruas tulang belakang membokong ke belakang dapat diperbaiki dan dikembalikan pada posisi yang normal. Kelainan di mana tulang punggung terlalu melentur ke muka yaitu pinggang lentik dapat diperbaiki. Kelainan dari tulang punggung ini dapat menimbulkan penyakit albumuria lordotica yaitu keluarnya zat telur di dalam air kemih pada orang muda yang disebabkan oleh karena waktu berdiri ruas tulang punggungnya melentik ke muka dan menekan buah pinggang.
ü Gerakan sujud
Secara ilmiah sujud menghasilkan otot-otot menjadi lebih besar dan kuat terutama otot-otot dada sebagai otot sela iga dalam atau otot antara iga dalam. Sewaktu menarik nafas tampak iga-iga atau tulang-tulang rusuk ditarik ke atas oleh pekerjaan otot-otot di antara iga-iga itu. Dengan demikian tulang dada terangkat ke atas dan maju ke depan sehingga rongga dada bertambah besar dan paru-paru akan berkembang dengan baik dan dapat mengisap udara yang bersih ke dalamnya. Dada yanmg picik dan tidak kuat adalah salah satu sumber dari timbulnya penyakit TBC. Dalam keadaan sujud terjadi sirkulasi atau aliran darah di dalam otak. Dengan sikap sujud dindinmg dari urat-urat nadi otak dapat dilatih dan dibiasakan dengan menerima darah yang relatif lebih banyak dari biasanya sehingga kematian yang sekonyong-konyong yang disebabkan oleh pecahnya urat nadi otak dapat dihindarkan terutama bila emosi, amarah lebih banyak darah yang dipompakan ke urat-urat nadi otak yang dapat mengakibatkan pecahnya dinding urat-urat nadi otak tersebut terutama bila dinding urat nadi otak telah menjadi sempit, keras, dan rapuh oleh degenerasi ketuaan.
Adapun makna gerakan salat secara batiniyah sebagai berikut :
§ Takbiratul ihram, maksudnya sesudah mengucapkan takbir pikiran tidak boleh dipancarkan kemana-mana melainkan semata-mata hanya khusus untuk shalat.
§ Berdiri untuk menyatakan kebesaran Alloh dan untuk menyatakan penghormatan kita kepadaNya. Maka karena berdiri itu bernilai demikian Nabi melarang sahabatnya berdiri karena menyambut kedatangannya.
§ Ruku’ dilakukan untuk menambah ta’dzim untuk menambah kenyataan kebesaran Alloh.
§ Sujud dilakukan untuk menyatakan ta’dzim yang smepurna
§ I’tidal adalah untuk mensifatkan puji kepada Alloh
§ Duduk dintara dua sujud untuk memohon hajat kepada Alloh
§ Duduk tasyahud untuk mempersembahkan segala kehormatan kepada Alloh, memberi salam kepada Nabi Muhammad, hamba Alloh yang shaleh dan memperbaharui syahadat, bershalawat dan bermohon.
D. Membiasakan Shalat Fardhu Tepat Waktu.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membiasakan shalat fardhu diantaranya adalah :
• Mengahirkan shalat hingga keluar waktunya tanpa uzur termasuk dosa besar
• Shalat hendaknya dilaksanakan pada awal waktu
• Fadhilah awal waktu tetap tercapai bila ia sedang sibuk dengan kepentingan untuk shalat seperti bersuci, menutup aurat kemudian segera shalat.
• Sunnah memperlambat shalat dari awal waktu jika ia yakin akan mendapat shalat jama’ah.

http://shoimnj.blogspot.co.id/2011/07/ibadah-shalat-dan-hikmahnya.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s