Category Archives: Akherat

3 Amal yang Pahalanya Tidak Terputus

Ada sepasang suami istri yang alhamdulillah sangat kaya dan juga shaleh.

Mereka berulangkali berhaji. Setiap tahun juga mereka melakukan umrah. Berapa banyak harta yang mereka habiskan untuk Haji dan Umrah.

Seorang ulama berkata bahwa amal mereka itu bagus dan mendapat pahala. Hanya saja, jika mereka sudah meninggal, tentu mereka tak bisa melakukan Haji dan Umrah lagi. Pahalanya pun berhenti mengalir.

Nah, maukah saya beritahu amal-amal yang pahalanya akan terus mengalir meski bapak ibu sudah meninggal dunia? Ini dia:

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Continue reading

Surga Menurut Al Qur’an

  1. Al-Baqarah[2] : ayat 25

[2:25] Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surgasurga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surgasurga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

  1. Al-Baqarah[2] : ayat 82

[2:82] Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

Continue reading

DOA MINTA PETUNJUK, KETAKWAAN, KETERJAGAAN DAN KEKAYAAN

“Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam beliau biasa berdoa:

(Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan)”

(HR. Muslim no. 2721, At Tirmidzi no. 3489, Ibnu Majah no. 3105, Ibnu Hibban no. 900 dan yang lainnya)

Continue reading

6 Isi Pokok Kandungan Al-Qur’an 

Al-Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan oleh Allah Swt kepada Rasulullah Saw melalui perantara malaikat Jibril untuk disampaikan kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman hidup. Al-Qur’an tidak turun secara sekaligus dalam satu waktu melainkan berangsur-angsur supaya meneguhkan diri Rasul. Menurut sebagian ulama, ayat-ayat al-Qur’an turun secara berangsur-angsur dalam kurun waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari; dan ada pula sebagian ulama lain yang berpendapat bahwa Al-Qur’an diwahyukan secara bertahap dalam kurun waktu 23 tahun (dimulai pada 22 Desember 603 M). Para ulama membagi masa turunnya ini dibagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah yang membentuk penggolongan surah Makkiyah dan surah Madaniyah. Periode Mekkah berlangsung selama 12 tahun masa kenabian Rasulullah dan surah-surah yang turun pada waktu ini tergolong surah Makkiyyah. Sementara periode Madinah yang dimulai sejak peristiwa hijrah berlangsung selama 10 tahun dan surah yang turun pada kurun waktu ini disebut surah Madaniyah.

Isi kandungan al-Qur’an itu selanjutnya dapat digali dan dikembangkan menjadi berbagai bidang. Dalam bab ini akan diuraikan isi kandungan al-Qur’an secara garis besar yaitu meliputi :

Continue reading

10 Bencana Alam Terdahsyat di Indonesia 2004 – 2018

Indonesia salah satu negara paling rawan bencana alam. Berbagai bencana besar pernah melanda negeri ini. Beberapa diantaranya tercatat sebagai bencana alam terdahsyat di dunia.

Secara geografis Indonesia terletak di atas lempeng tektonik yang berpotensi menimbulkan gempa. Di Indonesia juga terdapat lebih dari 129 gunung berapi aktif yang bisa meletus sewaktu-waktu. Kondisi ini menempatkan negeri ini dalam bayang-bayang bencana besar.

Berikut ini 10 bencana alam terdahsyat yang pernah terjadi di Indonesia, dilihat dari banyaknya korban jiwa. Continue reading

17 Keutamaan Shalat Lima Waktu

Shalat secara umum bisa di artikan sebagai tiang dari agama ya sobat. Coba bayangkan jika sebuah rumah tidak terdapat tiang penyangga sebagai bahan utama dalam proses pembangunan, apakah rumah tersebut masih bisa berdiri tegak? Tentunya anda sudah tahu jawabannya yakni sebuah rumah tersebut akan ambruk dan kemudian rata dengan tanah. Ini hanyalah sebagai gambaran saja agar bisa lebih mudah dalam mencerna maksud dari kata “tiang agama”.

Berikut ini adalah keutamaan shalat lima waktu yang bisa anda perhatikan dengan baik, antara lain :

  1. Shalat Bisa Diibaratkan Sebagai Sumber Cahaya yang Abadi Baik di Dunia atau pun di Akhirat Kelak

Mengapa dengan melaksanakan shalat lima waktu bisa menjadi sumber cahaya yang kekal baik di dunia dan di akhirat? Dengan melaksanakan shalat, maka wajah anda akan terlihat lebih bersinar dan berseri – seri karena air wudu serta manfaat berwudhu dalam islam yang membasuh wajah anda tersebut. Hal ini yang bisa mewakili salah satu alasan mengapa shalat lima waktu merupakan sumber cahaya.

Semua itu diperkuat dengan adanya penjelasan dari seseorang yang bernama  ‘Abdullah bin ‘Amr, bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda terkait hal itu :

Siapa yang menjaga shalat lima waktu, baginya cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Pada hari kiamat, ia akan bersama Qorun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Kholaf.” (HR. Ahmad 2: 169)

Continue reading

Arti Bacaan Tasbih, Tahmid, Takbir, Tahlil, Istighfar dan Keutamaannya

Di bawah ini adalah pengertian / arti dari bacaan-bacaan zikir tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allahuakbar), tahlil (Laa ilaha Illallah), istighfar (Astaghfirullah hal adzim), dan lain sebagainya dalam ajaran agama Islam. Bacaan-bacaan di bawah ini ringan untuk dilakukan, akan tetapi berat timbangan amal yang kita dapatkan.

Amalan Berdzikir

– Tasbih : “Subhanallah”, artinya “Maha Suci Allah”.

– Tahmid : “Alhamdulillah”, artinya “Segala Puji Bagi Allah”.

– Takbir : “Allahuakbar”, artinya “Maha Besar Allah” .

– Tahlil : “Laa ilaha Illallah”, artinya “Tiada Tuhan Selain Allah”.

– Istighfar : “Astaghfirullah hal adzim”, artinya “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung”.

– Istighfar Jamak : “Nastaghfirullah hal adzim”, artinya “Kami mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung”.

– Bacaan “Audzubillah himinasyaitonirrajim”, artinya “Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”.

– Bacaan “Naudzubillah himinasyaitonirrajim”, artinya “Kami berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”.

Continue reading

Keutamaan Al-Quran dan Dalilnya bagi Umat Islam

Keutamaan Al-Quran dan dalilnya bagi umat Islam, Allah SWT mewahyukannya kepada Rasulullah SAW melalui Malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya. Berfungsi sebagai kitab Allah menempati posisi sebagai sumber pertama dan utama dari seluruh ajaran agama Islam dan sebagai petunjuk atau pedoman bagi umat manusia dalam menggapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Agar lebih mantab, mungkin perlu membaca keistimewaan Al-Quran dibanding kitab lain.

  1. Keutamaan Al-Quran Sebagai Petunjuk
    “Alif lam lim. Inilah Kitab yang tidak ada sedikit pun keraguan padanya. Petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. al-Baqarah: 1-2).

Continue reading

Keutamaan-Keutamaan Al Qur’an

[1] al-Qur’an adalah Cahaya

Cahaya yang akan menerangi perjalanan hidup seorang hamba dan menuntunnya menuju keselamatan adalah cahaya al-Qur’an dan cahaya iman. Keduanya dipadukan oleh Allah ta’aladi dalam firman-Nya (yang artinya), “Dahulu kamu -Muhammad- tidak mengetahui apa itu al-Kitab dan apa pula iman, akan tetapi kemudian Kami jadikan hal itu sebagai cahaya yang dengannya Kami akan memberikan petunjuk siapa saja di antara hamba-hamba Kami yang Kami kehendaki.” (QS. asy-Syura: 52)

Continue reading

Orang yang Diinginkan Kebaikan Oleh Allah

Di antara manusia ada orang-orang yang Allah inginkan kebaikan padanya. Kita berharap mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang diinginkan oleh Allah untuk mendapatkan kebaikan tersebut. Tentunya kita tidak ingin kita termasuk orang yang Allah kehendaki keburukan ada pada diri kita. Lalu siapakah orang-orang yang Allah inginkan kebaikan bagi mereka? Berikut ciri-cirinya:

1. Dijadikan ia senantiasa beramal sholih sebelum kematian menjelang

Disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya[1], bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يفتح له عملا صالحا بين يدي موته حتى يرضي عليه من حوله

Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah jadikan ia beramal.” Lalu para sahabat bertanya, “Apa yang dimaksud dijadikan dia beramal?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dibukakan untuknya amalan shalih sebelum meninggalnya sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya ridha kepadanya.”

Continue reading