Spesifikasi Komputer Client dan Komputer Server UNBK 2018/2019

Spesifikasi Komputer Client dan Komputer Server UNBK 2018/2019 – Ujian nasional sekolah sejak tahun 2015 lalu sudah tidak lagi menggunakan media kertas melainkan menggunakan media komputer.

Hal ini tentu saja menggembirakan karena mendorong sekolah untuk lebih meningkatkan kemampuan berkomputer siswa dan juga guru. Karena menggunakan media komputer maka ujian nasional sekarang diberi nama UNBK singkatan dari Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Untuk menyelenggarakan UNBK, setiap sekolah harus menyiapkan komputer server dan komputer client sesuai dengan persyaratan yang ditentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu:

Spesifikasi Komputer Server UNBK 2018/2019

  • Komputer bukan laptop.
  • Processor minimal quad core 64 bit dengan clock rate minimal 1.6 GHz.
  • RAM minimal 8 GB, DDR 3
  • Kapasitas hard disk minimal 250 GB.
  • Sistem operasi (64 bit): Windows Server / Windows 7 / Windows 8 / Linux Ubuntu 14.04
  • Browser: Exambro / Chrome / Mozill Firefox versi terbaru disediakan oleh Puspendik.
  • Virtual Box 4.3.16 untuk dijadika virtual machine disediakan oleh Puspendik.
  • VHD disediakan oleh Puspendik.
  • LAN Card (NIC) 2 unit mendukung GigaByte untuk mendukung kelancaran akses komputer client ke server.
  • UPS minimal 500 VA dan bisa bertahan 15 menit
  • Rasio server dan komputer client 1:40 yaitu 1 server mendukung 40 buah komputer client.
  • 1 server cadangan

 

Spesifikasi Komputer Client / Siswa Murid UNBK 2018/2019

  • Komputer atau laptop.
  • Layar monitor minimal berukuran 11 inch.
  • Processor minimal dual core.
  • RAM minimal 2GB.
  • Sistem operasi: Windows XP / Windows 7 / Windows 8 / Linux / MAC / Chrome.
  • Framework 3.5 / 4.0 untuk Windows XP dan Windows 7 32 bit.
  • Browser: Exambro (browser Puspendik) versi terbaru.
  • Kapasitas hard disk yang masih tersedia minimal 10 GB.
  • LAN Card.
  • Rasio komputer dan client 1:3 yaitu 1 komputer untuk 3 peserta ujian.
  • Cadangan komputer minimal berjumlah 10% dari jumlah total.
  • Headset untuk ujian listening (khusus bagi SMA, SMK, dan MA)
  • Bandwith internet minimal 1 Mbps.
  • LAN: switch 10 / 100 / 1000 Mbps dengan jumlah port disesuaikan dengan jumlah komputer clien untuk masing-masing server.
  • Masing-masing server harus memiliki switch sendiri.

 

Selain menyediakan komputer server unbk dan komputer client sesuai persyaratan di atas, sekolah harus juga mempekerjakan petugas laboratorium komputer yaitu proktor dan teknis.

Proktor bertindak sebagai operator server yang bertugas menseting server, menghubungkan server lokal dengan server pusat dan menjaga koneksi komputer client dengan server selama waktu ujian dan juga menyiapkan data peserta ujian dan data infrastruktur sekolah.

Sedangkan teknisi bertugas menyiapkan topologi jaringan infrastruktur, menjaga kestabilan jaringan dan siap sedia memperbaiki jika ada masalah dan gangguan yang berkaitan dengan Komputer Server UNBK dan jaringan internet.

Sistem penyelenggaraan UNBK 2018 ini merupakan sistem semi-online. Jadi UNBK tidak seluruhnya bersifat online. Yang online hanyalah komputer server lokal saja sedangkan komputer client bisa terhubung dengan komputer server lokal secara offline. Sistemnya seperti ini:

  1. Server pusat mengirimkan soal ke server lokal melalui sistem sinkronisasi jaringan online (unduh).
  2. Server lokal mengirimkan soal ke komputer clientyang terhubung dengannya.
  3. Peserta melaksanakan ujian menggunakan komputer client yang terhubung offline dengan server lokal.
  4. Hasil ujian akan dikirimkan kembali ke server pusat oleh server lokal secara online (unggah).

Karena pelaksanaan UNBK sangat penting maka sekolah wajib melaksanakan simulasi sebelum waktu pelaksanaan UNBK yang sebenarnya. Simulasi ini untuk memeriksa apakah Komputer Server UNBK dan komputer client sekolah berfungsi dengan baik, memeriksa jaringan online antara server pusat dengan server lokal, serta untuk melatih proktor, teknisi, dan siswa peserta ujian supaya terbiasa dengan masing-masing tugasnya.

 

 

Spesifikasi Hardware dan Software Server Client UNBK 2018

 

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Persyaratan Hardware dan Software Bagi sekolah/Madrasah yang Melaksanakan UNBK

 

  1. Menyediakan petugas laboratorium komputer (proktor dan teknisi).
  2. Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:

 

Hardware

  1. Server (minimum requirements)
  • PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
  • Processor 4 core dan clock rate minimal 1.6 GHz (64 bit)
  • RAM 8 GB, DDR 3
  • Harddisk 250 GB
  • LAN CARD (NIC) 2 unit support GigaByte (1=internet, 1=Lan)
  • UPS (tahan 15 menit)
  • Jumlah server mengikuti rasio 1:40 (1 server maksimal untuk 40 client)
  • Cadangan 1 server.
  1. Client (minimum requirements)
  • PC atau Laptop
  • Monitor minimal 11 inch
  • Processor minimal single core
  • RAM minimal 512 MB
  • Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/Xambro
  • Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
  • LAN Card
  • Jumlah client mengikuti rasio 1:3 (1 client untuk 3 peserta)
  • Cadangan minimal 10%.
  • Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)

 

Software

  1. Server
  • Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 10/Windows 8/Windows 7 /Linux Ubuntu 14.04
  • Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox Update*
  • VHD : di sedikan oleh Puspendik
  • Virtual Box : sebagai Virtual Machine *
  • Exambrowser Admin CBT*

* Di sediakan oleh Puspendik dan dapat di dowload pada Web UNBK

  1. Client
  • Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/Windows 10/ LINUX /   MAC / Chrome OS
  • Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox
  • Exambro Client
  • Framework 3.5, 4.0 untuk XP/Win 7 32 Bit

 

  1. Jaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps
  2. Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN):
  • Switch 10/100/1000 Mbps dengan jumlah port sesuai dengan jumlah komputer pada setiap setiap server.
  • Setiap server harus memiliki switch sendiri (tidak digabung dengan server lain).

 

Untuk prosesornya tidak ditentukan tipe dan jenisnya. Yang penting prosesor yang digunakan adalah 4 core/inti. Kenapa spesifikasi harus menggunakan minimum 4 Core, Karena  komputer server berperan sangat penting untuk menyampaikan data dengan cepat dan efisien.

 

Untuk memori atau RAM minimal harus 8GB. Alokasi memori ini untuk mengangkat aplikasi CBT yang pada dasarnya menggunakan Virtual OS. Virtual OS ini memang memakan banyak memori. Pada kondisi virtual box dijalankan memory yang dipakai minimal habis 3-5 GB tergantung setting Virtual Box itu sendiri.

 

Windows yang digunakan harus support 64 bit. Windows ini keunggulannya adalah dari sisi speed komunikasi dari prosesor menuju RAM atau memory. Minimal menggunakan Windows 7 64 bit untuk efisiensi kecepatan server UNBK.

 

LAN Card Gigabyte. Kenapa komputer CBT UNBK harus LAN Gigabyte? Apa LAN biasa tidak bisa? Sebenarnya LAN biasa bisa digunakan. Tetapi permintaan dari sisi Client jumlah minimal biasanya 20-30 unit mengakses secara bersamaan maka kecepatan LAN harus memadai agar supaya delivery data dari server ke client tidak tersendat-sendat.

Sebelum UNBK Utama ada pelaksanaan Pra UNBK yaitu : Simulasi I, II, III.
Simulasi berfungsi Trial Error hardware dan sofware bagi pusat (kemdikbud) maupun sekolah pelaksana UNBK. selain itu sebagai latihan bagi proktor, teknisi dan siswa.

Proktor : Bertanggung Jawab penuh terhadap pelaksanaan UNBK seperti menyiapkan data infrastruktur sekolah, data siswa, pengaturan ruang sesi dan pada hari pelaksaanan bertanggung jawab sebagai operator server UNBK.

Teknisi : Membantu dan menyiapkan Infrastruktur Labatorium Komputer seperti menyiapkan Kompute Server dan Client, Instalasi Kelistrikan, Jaringan dll. dan pada hari pelaksanaan siaga untuk Trobelshooing komputer-komputer yang error.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s